Gorontalo Utara — Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo Utara meluncurkan program revitalisasi satuan pendidikan jenjang TK/PAUD, SD, dan SMP dalam rangkaian kegiatan Motabi Kambungu Akbar yang dipusatkan di Kecamatan Monano, Gorontalo Utara, Senin (16/2/2026).
Peluncuran tersebut dihadiri Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, bersama jajaran pemerintah daerah dan unsur pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo Utara, Dr. Irwan A. Usman, mengatakan revitalisasi sekolah merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu layanan pendidikan secara berkelanjutan.
“Revitalisasi ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi bagian dari transformasi sistem pembelajaran. Kami ingin memastikan setiap anak di Gorontalo Utara mendapatkan hak belajar yang layak, aman, dan berkualitas,” kata Irwan dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, program tersebut mencakup pembenahan infrastruktur, penataan lingkungan belajar ramah anak, serta peningkatan standar kenyamanan ruang kelas.
Dalam kesempatan itu, dilakukan peresmian revitalisasi TK Negeri Handayani Monano yang menjadi simbol dimulainya penguatan sarana dan prasarana pendidikan di wilayah tersebut.
Irwan menambahkan, program revitalisasi juga diintegrasikan dengan penguatan karakter peserta didik, inovasi pembelajaran, serta peningkatan sinergi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan masyarakat.
Sementara itu, Bupati Thariq Modanggu menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Dinas Pendidikan yang dinilai responsif dalam menjawab kebutuhan pendidikan daerah.
Pemerintah daerah, kata dia, akan terus mendukung kebijakan yang berorientasi pada peningkatan mutu sumber daya manusia di Gorontalo Utara.
Program Motabi Kambungu merupakan agenda pembangunan berbasis kolaborasi yang mendekatkan layanan pemerintah kepada masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai dari Minggu hingga Selasa (15–17 Februari 2026).
Dalam sektor pendidikan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat layanan sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap tata kelola pendidikan daerah.












